Ustadz Wijayanto

Ustadz Wijayanto

Siapa sih yang tidak mengenal Ustadz Wijayanto? Ustadz yang terkenal dengan ceramah dan humor cerdasnya ini, pasti sudah banyak dikenal oleh semua khalayak. Ustadz Wijayanto juga identik dengan ceramahnya yang dicampur dengan komedi yang kritis, sesuai dengan realita yang ada. Dengan perawakannya yang sedang dan tampilan yang bersahaja serta dialek khas Jogja selalu terdengar dalam tiap kalimat yang ia lontarkan. Itulah sosok Ustadz Wiajaynto.

Selaku pengasuh acara “Majelis Sakinah” di MNC Tv ini senantiasa menjadikan agama sebagai pilar dalam keluarga. Pemahaman mengenai agama selalu ditanamkan kepada anak-anaknya sejak dini. Selain itu, Wijayanto juga menyediakan lingkungan yang Islami, dengan menjadi pengasuh pondok pesantren Yayasan BIAS (Bina Insan Anak Sholeh).

Ustadz kelahiran Solo, 27 Desember 1968 yang beralamat rumah di Pesantren Bina Anak Sekolah, jalan Wirosaban Barat Nomor 5, Umbulharjo, Yogyakarta, juga berprofesi sebagai Dosen Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada. Istri Ustadz Widjayanto, Ibu Ulaya Ahdiani, juga berprofesi sebagai dosen, kadang keduanya disibukkan oleh bepergian ke luar kota untuk memenuhi panggilan pekerjaan, bahkan kesibukan Ustadz Wijayanto yang sering mengisi acara ceramah-ceramah di berbagai wilayah dan televisi nasional, kadang membuat keduanya jarang bertemu dengan anak-anak.

Nasehat yang sering diberikan oleh Ustadz Wijayanto yaitu harus bisa menjadi orang tua yang dirindukan dan juga dibutuhkan dan selain itu bisa memberikan nasehat seputar agama yang bisa diterima oleh anak-anak mengenai prinsip-prinsip yang harus selalu dipegang yaitu ada empat prinsip, yang Pertama, Yassiru wala tu’ hassiru, artinya mudahkan jangan dipersulit. Tapi, jangan memudah-mudahkan agama, karena kalau dimudah-mudahkan juga keliru. Kedua, Wa basyiru wala tunasiru, artinya senangkan jangan dibuat lari. Harus membuat orang enjoy beragama, jangan ditakut-takuti. Ketiga, Biqodri ‘uqulihim, artinya dengan kadar akalnya, dengan taraf pengetahuannya. Berikan nasehat sesuai dengan usia, kondisi psikologis anak-anak kita. Keempat, Bilisani qaulihim, dengan bahasa kaumnya. Supaya bisa jadi teman dekat anak, maka gunakan bahasa-bahasa kaum muda

 


See Also

Tips Memilih Baju Sarimbit
Tips Memilih Baju Sarimbit
Cara Memilih Baju Muslim Anak
Cara Memilih Baju Muslim Anak
Cara Belanja Online di Al Fath
Cara Belanja Online di Al Fath
Tips Memilih Baju Muslim Anak
Tips Memilih Baju Muslim Anak