Peggy Melati Sukma

Peggy Melati Sukma

Lahir di Cirebon - Jawa Barat, 13 Juni 1976, dari keturunan ayah (Sunda) dan ibu (campuran Arab-China). Sejak duduk di bangku sekolah, Peggy selalu berhasil memperoleh prestasi akademik yang membanggakan dari SD sampai SMA. Bahkan pada saat duduk di bangku SD, ia selalu menduduki ranking pertama di kelasnya.

Karier keartisan Peggy dimulai tahun 1992 saat ia berusia 16 tahun, saat itu ia mengawalinya dengan berakting di layar kaca dan layar lebar, juga panggung teater. Tapi Peggy adalah Peggy, ia tidak hanya puas dengan kegiatannya tersebut. Berbagai peluang dan kesempatan ia ambil demi untuk mengembangkan bakatnya yang memang multitalented. Presenter, komedian, penyanyi, dan bintang iklan berbagai produk adalah beberapa profesi yang kemudian ditekuni pula oleh perempuan multitalenta ini. Tidak hanya itu, menulis lirik, menulis puisi, dan menjadi creative director dari beberapa event berskala nasional dan internasional pun berhasil ia jalani dengan baik.

Meskipun sibuk dengan kegiatannya di bidang entertainment, namun Peggy tidak melupakan dunia pendidikan yang menurutnya sangat penting demi perkembangan kualitas pribadi dan eksistensinya di masyarakat. Hal itu terbukti dengan lulusnya ia di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik - Universitas Indonesia (FISIP - UI) dengan predikat kelulusan Cum Laude. Pada 2013, ia mengambil Pendidikan Master-nya di bidang hukum.

Saat ini, Peggy Melati Sukma telah menjelma sebagai seorang perempuan muslimah yang sudah berhijab dan sedang aktif menulis buku. 3 (tiga) judul buku yang sudah terbit adalah 'My Life My Hijab' (diterbitkan oleh Gramedia), Buku Kumpulan Syair Peggy berjudul '3,5 Luapan Cinta di Air Tenang' (diterbitkan oleh Motion Publishing), dan 'Kujemput Engkau di Ujung Malam' sebuah kisah pergulatan batin (diterbitkan oleh Noura Book-Mizan).

Jihad lain yang bisa dilakukan kaum wanita, lanjut Peggy, adalah dengan berhijab. Berhijab yaitu menutup seluruh aurat itu kewajiban bagi kaum hawa yang datangnya dari Allah swt.

Namun keputusan berhijab harus datang dari hati, sebab jihad paling utama yang harus dilakukan oleh wanita selain berbakti kepada suami dan melahirkan juga harus menutup aurat dengan syari, bukan menutup aurat tapi masih menonjolkan lekuk-lekuk tubuh. “Seorang Muslimah harus memelihara kehormatan dan harga dirinya. Itu juga sebagai bentuk jihad,” tambahnya. (rz)

“Jihad yang paling sulit padahal mudah dilakukan adalah menahan hawa nafsu karena Nabi Muhammad SAW mengatakan Perang Badar adalah perang yang kecil, tapi perang besar adalah perang melawan hawa nafsu,” tutur Peggy.(ab).

Sumber:
http://www.voa-islam.com/read/muslimah/2015/02/16/35724/peggy-melati-sukma-serukan-jihad-kepada-kaum-perempuan/


See Also

Tips Memilih Baju Sarimbit
Tips Memilih Baju Sarimbit
Cara Memilih Baju Muslim Anak
Cara Memilih Baju Muslim Anak
Cara Belanja Online di Al Fath
Cara Belanja Online di Al Fath
Tips Memilih Baju Muslim Anak
Tips Memilih Baju Muslim Anak